Satu Unit mobil PikUp bermuatan 32 glondong kayu Sono Keling diamankan Koramil Bukit Kemuning

Satu Unit mobil PikUp bermuatan 32 glondong kayu Sono Keling diamankan Koramil Bukit Kemuning

Loading

LAMPUNG UTARA , (Bidiktipikor.com)-Koramil Bukitkemuning, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mengamankan Satu Unit mobil PikUp bermuatan 32 glondong kayu Sono Keling di Dusun Sinar Ogan Desa Dwikora Kecamatan Bukit Kemuning, sekitar pukul 00.30 WIB, Minggu (17/04/2022

Mobil Pikup B 9588 YW bermuatan puluhan kayu Ilegal tersebut, berhasil ditemukan oleh Babinsa Desa Dwikora Sertu Edi Susanto. Selanjutnya, anggota TNI tersebut menghubungi Piket Koramil Serma Nurpan, dan juga menghubungi Piket Polsek Bukit Kemuning serta Kehutanan.

Kemudian, oleh sejumlah anggota TNI Koramil Bukitkemuning, barang bukti tersebut diamankan di markas Koramil Bukitkemuning, yang selanjutnya dibawa ke Kodim 0412 Lampura, dan diserahkan ke Polres Lampura.

“Sudah kita serahkan barang bukti tersebut ke Polres Lampura, melalui piket anggota Kodim 0412 Kabupaten Lampura,” ujar Koramil Bukitkemuning, Kapten Inf. Harpian Sari, ketika dihubungi hariantempo ,com melalui sambungan teleponnya.

Dikatakannya, untuk kronologis penemuan kayu Ilegal tersebut, lanjutnya, Pada hari Minggu tanggal 17 April 2022 Sekira pukul 00.30 wib, Sertu Edi Susanto (Babinsa Desa Dwikora, Red) mendapat laporan dari masyarakat melalui telefon bahwa ada masyarakat sedang melaksanakan pengangkutan kayu ilegal Sonikeling di Dusun Sinar Ogan Desa Dwikora Kecmatan Bukit Kemuning.

Selanjutnya, anggota Sertu Edi Susanto melaporkan hal tersebut Kepada Danramil 412-03/Bk melalui Telfon dan menghubungi Piket Koramil Serma Nurpan. Selanjutnya Sertu Edi Susanto menghubungi Piket Polsek Bukit Kemuning dan Kehutanan Andika, Kades Desa Tanjung Baru Taslim melalui Telfon.

“Sampai ke lokasi, setiba dilokasi pelaku melarikan diri. Sekira pukul 01.00 wib Kami membawa BB tersebut ke Kantor Koramil 412-03/BK untuk di amankan.
Sementara untuk BB tersebut Satu buah Tas pinggang berisi Sim dan KTP An.Bambang Permadi, (20) warga Desa Ulak Rengas Rt/w:004/004 Kecamatam Abung Tinggi, Lampura dan
beberapa Nota penjualan kayu,” beber Harpian, yang mengaku masih berada diperjalanan menuju Bandarlampung.

Terpisah, Ketua Gapoktan Tunas Harapan, Rika Riansyah mengaku area kerja di bawah naungan KPH Bukit Punggur berbatesan langsung dengan area kerja KPH Tangki Tebak mengatakan, kayu sonokeling yang merupakan kayu dilindungi undang-undang terebut pelaku mendapatkannya di area kerja KPH tangki tabak.

“Sebenarnya ini, sudah berulang kali melakukan ilegal logging di wilayah terebut. Bahkan, diantaranya sudah diamankan. Kendati demikian tidak ada epek jera dari para pelaku ilegal tersebut,” terang Rika.

Sebelumnya, kata dia, terdapat satu mobil bermuatan puluhan kayu sonokeling berhasil keluar dari lokasi. Sayangnya, saat itu, para pelaku lolos dari kejaran pihaknya yang merupakan Gapoktan Tunas Harapan.

“Pelaku membawa mobil berhasil keluar dari lokasi. Yakni melalui rute masuk dari simpang tulungbuyut Waykanan dan tembus ke negara ratu Kecamatan Sungkai Utara tembus ke Kecamatan Bungamayang. Dari lokasi tersebut, menuju Unit Dua Kaupaten Tuangbawang(Tuba),” bebernya.

Untuk itu, pihaknya berharap kepada penegak hukum agar pelakunya segera di tangkap dan dapat di proses hukum sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini.

Jangan sampai, tambahnya, pelaku ilegal logging dibiarkan menjamur sehingga tidak ada epek jera dari pelaku tersebut.

“Ya, kami harap para pelaku ini segera di tangkap. Siapapun di belakangnya, APH harus segera membongkar dan menegakkan hukum yang berlaku,” tegasnya, seraya mengaku hal tersebut sangat merugikan negara.
Reporter **

Related posts

Leave a Comment