Lagi !! Bantuan BSST Dan BLT Migor Di Beberapa Kampung Kecamatan Sendang Agung Diduga Kuat Termonopoli

Lagi !! Bantuan BSST Dan BLT Migor Di Beberapa Kampung Kecamatan Sendang Agung Diduga Kuat Termonopoli

Loading

Lamteng, (Bidiktipikor.com)-Bantuan Sosial Sembako Tunai ( BSST / BPNT ) dan BLT minyak Goreng tahap ke II di beberapa Kampung Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah diduga kuat dimonopoli oleh oknum masing-masing Kepala Kampung melalui Badan Usaha Milik Kampung/Desa ( BUMK/D).

Menurut informasi dari beberapa Narasumber (KPM) mengatakan bahwa dari bantuan yang didapat Rp. 500.000, mereka diharuskan membeli sembako dan minyak goreng Sebesar Rp. 400.000 di Kampung masing-masing yang melalui BUMK.

Dari Nominal Rp. 400.000 tersebut KPM mendapatkan Barang atau sembako sbb:
1. Beras 1 Sak isi 10 Kg
2. Telur 15 butir
3. Tepung 1 Sak isi 1 Kg
4. 1 Kaleng Susu
5. 1 Kaleng Sarden
6. 7 Minyak Goreng Kemasan

hasil Konfirmasi awak media dilapangan terhitung dari tanggal 23-26 April 2022 mendapatkan temuan antara lain, dari Kampung Sendang Rejo Terdapat 434 KPM, Sendang Asri 204 KPM, Sendang Mukti 223 KPM, Sendang Asih 420 KPM dan Sendang Agung 490 KPM. Dan Narasumber (KPM) masing-masing Kampung memberikan keterangan yang sama baik pola maupun Sembako yang diterimanya.

Menurut mereka dari sembako yang di dapat sangat tidak sesuai dengan jumlah nominal uang yang mereka setorkan, mereka menilai dari sembako dan minyak goreng yang didapat dengan nominal Rp. 400.000 tentunya sangat mahal dan jauh dari harga umum atau pasaran.

Sementara salah satu Ketua BUMK/D saat di konfirmasi ke kediaman nya membenarkan bahwa pengadaan sembako dilakukan oleh mereka (BUMK) namun mengenai harga satuan sembako yang di nilai terlalu mahal ia tidak bisa menjelaskan, dengan alasan mengenai hal tersebut itu kewenangan Kepala Kampung. ” Kami hanya pengelola, kalo masalah harga tanya pak lurah, kami gak tau” ungkapnya

Melihat hal tersebut dari sembako yang di adakan oleh BUMK (Kampung) tidak mengacu pada Juknis Program Sembako, dimana dengan pertimbangan Gizi seimbang diantaranya mengandung Karbohidrat, Protein hewani, ProteinNabati, Vitamin dan Mineral berdasarkan surat keputusan (SK) No. 29/6/SK/HK.01/2/2022
Serta tidak mengacu Undang-undang Perlindungan Konsumen No 8. Tahun 1999

hal tersebut jelas mengangkangi himbauan dari Mentri Sosial, dimana bantuan tersebut KPM dibebaskan berbelanja di manapun asal sesuai dengan aturan dan masyarakat bebas memilih harga maupun kualitas sembako yang dibeli. **

Tim

Related posts

Leave a Comment