Danton Menjadi Korban Pengeroyokan, Saat Memergoki pemanen Liar

Danton Menjadi Korban Pengeroyokan, Saat Memergoki pemanen Liar

Loading

 

(BidikTipikor.com)-Simalungun-marak nya kasus kegiatan memanen tanda kelapa sawi(TBS),Secara tidak sah diwilayah PTPN IV kebun Bahjambi kini sudah semakin merajalela.
Hal ini tentunya disebabkan karena kurangnya sikap tegas dari aparat penegak hukum (APH) kepada para pelaku pemanen liar.

“Tak hanya merugikan negara, perbuatan para pelaku ninja sawit tersebut juga sangat mengancam dan membahayakan nyawa pengamanan, salah satu nya di Afd III kebun Bahjambi,yang mana telah terjadi pengeroyokan terhadap danton yang dilakukan oleh para pelaku ninja sawit.
Kronologis bermula ketika Korkam bersama Danton JWM melakukan patroli rutin di Afd III Blok 2015AJ pada pukul 15.00wib, yang kemudian berlanjut ke Blok 2016L, kebun unit Bahjambi Distrik I PTPN IV,Senin(18/07/22).

Sesampainya di blok 2016L,Korkam mengecek alat berat yang sedang melaksanakan pekerjaan membersihkan parit isolasi diwilayah tersebut.ketika sedang mengecek ,danton JWM melihat ada satu orang yang mengendarai sepeda motor sambil membawa TBS yang dipanen secara tidak sah di areal HGU Afd III Blok2016 L.

Mengetahui ada nya gerak gerik yang mencurigakan, Danton JWM kemudian menghampiri pelaku yang melaksanakan pemanenan TBS secara liar (tidak sah) tersebut.

“Mengetahui pelaku melarikan diri, Danton JWM kemudian mengamankan sepeda motor yang mengangkut buah TBS yang ditinggalkan pelaku.tidak lama kemudian ada satu orang yang menghampiri danton yang berinisial Z mencegah agar barang bukti tidak dibawa pihak pengamanan kebun Bahjambi.

Sempat terjadi perdebatan dan tarik menarik antara danton JWM dengan orang tersebut, hingga akhirnya Korkam datang membantu dengan menghadangkan sepeda motor nya kedepan sepeda motor yang akan di bawa oleh si Z.

Tidak lama kemudian muncul seseorang yang berinisial T diduga salah satu sahabat dari Z dengan mengendarai sepeda motor yang langsung menabrak kan sepeda motor nya kekaki danton.”Sambil mengatakan lepaskan itu,kau jangan sok kali dikampung orang,”ujarnya

“Setelah Z berhasil membawa sepeda motor tersebut, kemudian T mengucapkan kepada korkam dan danton awas kalian,tunggu kalian disini.akibat dari perlawanan pelaku terhadap pengamanan,danton kemudian menghubungi BKO Brimob untuk segera datang ke TKP,dan Korkam juga langsung menghubungi pihak afd agar segera mengamankan buah yang berhasil di amankan.

“Tidak selang berapa lama BKO Brimob sampai di TKP,
Korkam,danton serta BKO melakukan pengecekan hingga keperbatasan kampung dengan areal HGU Afd III Blok 2016L.setelah diperbatasan,Korkam melihat ada tumpukan TBS yang diduga hasil dari panen liar(curian)yang berada dalam parit isolasi.tim menunggu mobil pengangkut buah untuk mengangkut buah TBS yang didalam parit, kemudian datanglah warga sekitar30-40 orang kampung yang dipimpin oleh inisial KS.

Dengan arogannya,KS kemudian langsung mencaci maki pengamanan kebun unit Bahjambi,tak hanya itu,KS juga melakukan tindakan kasar kepada Korkam dengan cara memegang kepala Korkam sambil menggoyangkan nya.

Ketika KS sedang mencaci maki Korkam,Z bersama T dan beberapa orang lainnya memukuli danton hingga mengakibatkan memar dipunggung, benjolan dikepala belakang dan rasa sakit di bagian kelamin.

“Tidak lama kemudian pihak afd datang untuk mengamankan buah TBS.
Dan kemudian Korkam mengambil langkah mundur bersama tim untuk menghindari agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan,
Atas kejadian tersebut Danton membuat laporan kepada pihak yang berwajib sesuai dengan UU nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP pasal 170 di Polres Simalungun,”ujar B(admin pengamanan)Selasa,(19/07/22).

“Akibat adanya peristiwa tersebut yang dapat mengancam dan membahayakan nyawa seseorang,pihak menegement kebun Bahjambi meminta kepada pihak APH agar benar-benar memproses semua pengaduan yang sudah dilaporkan di polres Simalungun sesuai dengan hukum yang berlaku guna memberikan efek jerah kepada pelaku pelaku tersebut.(Red/RN/D.Sipalahi)

Related posts

Leave a Comment