Warga Jalan Melati Metro Pusat Mengeluh Tumpukan Batu Ditengah Bahu Jalan

Warga Jalan Melati Metro Pusat Mengeluh Tumpukan Batu Ditengah Jalan

Loading

 

Metro-(Bidiktipikor.com)- Warga Melati Barat, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat mengeluh lantaran ada tumpukan batu belah ditengah-tengah bahu jalan. Diduga tumpukan batu belah tersebut akan digunakan untuk proyek pembuatan jalan ondrelagh.

Tumpukan batu belah tersebut berada di Jalan Melati Barat, RT 37 dan RT 38, RW 07, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat.

Diman, warga sekitar mengeluh lantaran adanya tumpukan batu belah yang menutupi bahu jalan.

“Gimana kami gak ngeluh mas, batu kok di taruh di tengah-tengah bahu jalan. Sedangkan jalan ini kan merupakan akses warga untuk beraktifitas di sawah. Jadi ya terganggu lah mas kami,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Toni, warga sekitar. Dia menjelaskan, tumpukan batu belah ini sudah ada seminggu menutupi bahu jalan.

“Sudah ada seminggu ini lah mas, tumpukan batu belah ini menutupi bahu jalan ini,” jelasnya.

Dia mengatakan, sangat kecewa lantaran yang menaruh batu belah tersebut tidak izin kepada warga sekitar.

“Ya paling tidak ngomong dulu lah sama kami. Kan bisa kami arahkan kalau mereka izin dulu. Ini kok malah main asal taruh aja, menaruhnya juga di tengah-tengah bahu jalan lagi. Kan mengganggu aktivitas warga yang melintasi jalan ini,” kata dia, Selasa (09/08/2022).

“Kami berharap, batu belah tersebut segera di pinggirkan. Sehingga tidak mengganggu warga yang melintasi jalan tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh awak media, Riyan, salah satu pekerja proyek pembuatan jalan ondrelagh menjelaskan, tumpukan batu belah tersebut akan digunakan untuk pembuatan jalan ondrelagh.

“Tumpukan batu belah tersebut akan digunakan untuk pembuatan jalan ondrelagh,” jelasnya.

Dia menambahkan, pihaknya tidak mengetahui berapa ukuran panjang jalan yang akan di onderlagh.

“Untuk panjangnya tidak tau, kalau lebarnya dua meter,” tambahnya.

Dia mengungkapkan, untuk proses pekerjaan sudah berlangsung selama tujuh hari.

“Proses pekerjaan sudah dilakukan selama tujuh hari,” ungkapnya.

Selain itu, saat dikonfirmasi terkait Pagu Anggaran, Riyan mengatakan, belum terpasang sejak proyek di gelar.

“Untuk pagu anggarannya belum terpasang,” pungkasnya.(red/AG)

Related posts

Leave a Comment