DPD Gempita Bakal Pertanyakan SPJ Dana Desa, Desa Se Kecamatan Labuan

DPD Gempita Bakal Pertanyakan SPJ Dana Desa, Desa Se Kecamatan Labuan

Loading

Bidiktipikor.com Pandeglang, 9 Desa yang ada di Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang, telah menghadiri undangan Camat Kecamatan Labuan tentang adanya monitoring Dana Desa.

Desa Labuan, Desa Teluk, Desa Kalang Anyar,Desa Banyu Biru, Desa Banyu Mekar, Desa Rancateurep, Desa Caringin Desa Suka Maju Desa Cigondang, menghadiri acara tersebut.

Maksud dan tujuan kedatangan inspektorat hanya mengadakan sempling monitoring,”Kami dari Irban II inspektorat Propinsi Banten hanya sebatas monitoring kaitannya dengan SPJ dan lainya,” ujar Erik salah satu tim inspektorat kepada bidiktipikor.com.

Dalam hal tersebut berkaitan dengan penggunaan Dana Desa yang di serap oleh masing – masing Desa,” kami hanya sebatas monitoring kaitan dengan penyerapan Dana Desa, terkait Surat Pertanggung Jawaban, Dan ini sudah menjadi tugas kami, terkait adanya kekurangan dan lainya tar ada jenjang selanjutnya,” masih ucap Erik.

Pemeriksaan berkas SPJ Dana Desa di Kecamatan Labuan, telah di laksanakan. Satu persatu Kepala Desa melalui Bendahara dan Kepala Desa juga duduk di hadapan Inspektorat.

Di hal lain Camat Kecamatan Labuan juga mengatakan pihaknya tidak akan menghalang-halangi apa yang menjadi tugas dari inspektorat,” kami selaku Pemerintah Kecamatan, dalam hal ini tidak akan menghalangi tugas dari inspektorat Propinsi, sebab beliau-beliau memiliki hak untuk itu, kaitannya dengan Dana Desa,” ucapnya.

Adapun dalam pelaksanaan monitoring inspektorat, hanya menanyakan tentang SPJ penyerapan dan penggunaan Dana Desa,” yaa…yang di minta kelengkapan SPJ, tentang penggunaan semua yang di serap, dari 40%, 20%, 8% dan 32%, itu harus ada, setiap penyerapan tahap tahapnya,” ujar Ace Janurji.SE.

Dari 9 Desa yang telah di periksa tentang SPJ, masih banyak kelengkapan yang belum terpenuhi.

Desa Banyu Biru satu contohnya, masih banyak kelengkapan berkas SPJ yang belum di serahkan kepada tim penguji dari inspektorat,” dalam hal ini kami selaku Lembaga Swadaya Masyarakat Generasi Peduli Tanah Air ( DPD Gempita), akan pertanyakan SPJ atau Surat Pertanggungjawaban selaku Kepala Desa yang ada di Kecamatan Labuan,kami melihat masih banyak SPJ yang sangat kami duga,” ungkap M . Yaya selaku Ketua .

Ketua Gempita juga meminta kepada Inspektorat Propinsi dalam memonitoring SPJ Dana Desa harus Konsekwensinya,” saya harap tidak ada dusta dalam monitoring SPJ Dana Desa, sebab yang kami ketahui banyak sebagian dugaan Desa yang tidak memenuhi SPJ penyerapan,” ungkap Yaya.

Lain hal dengan sekretaris Gempita Erde, pihaknya akan mengirimi surat kepada kejaksaan agar dapat mengkaji ulang penyerapan anggaran Desa,” kami harap kepada inspektorat agar dapat bekerja secara proporsional dalam kaitan Anggaran Dana Desa pelaksanaanya, adakan uji petik, benar atau tidak yang mereka laporkan melalui SPJ, dan saya kira dalam pantauan kami, masih banyak kelengkapan SPJ yang belum di serahkan kepada pihak Inspektorat propinsi, jika ini lolos dalam SPJ, patut di pertanyakan ada apa Antara Inspektorat dan Desa yang ada di Kecamatan Labuan,” ucap Erde.

Selain itu M.yaya juga berharap pihak yang berwenang agar segera turun ke Desa yang ada di Kecamatan Labuan,’ kami berharap agar pihak terkait turun ke Desa guna Periksa dugaan SPJ yang belum di buat penyerapannya, tapi anggaran selalu di turunkan, ada apa sebenarnya,” tegas Yaya

Reporter : Rudi

Related posts

Leave a Comment